5 Usulan Ide Bisnis Perlengkapan Kecil Untuk Perintis Anti Gagal!!!

berbisnis dengan modal kecil

Begitulah pesan yang bisa diambil dari I Nyoman Gede Sumaartha, seorang pengusaha kerajinan tangan asal Bali. Mengawali usaha dari menjual produk orang lain, ia merasa mutu bahan dari supplier-nya kurang berkualitas. Maka, ia berinisiatif untuk menciptakan produknya sendiri demi menjamin kepuasan pelanggannya.

Seorang wedding organizer lain bernama Yupitirani menggunakan modal Rp3 juta untuk memulai bisnis ini. Saat itu sebagai sopir mobil rental, ia menemukan peluang usaha bahwa masyarakat menginginkan seorang sopir yang berpenampilan baik dan berwawasan luas. Menggunakan Twitter, ia mulai mempromosikan “jasa sewa driver good looking”. Solusi untuk hal ini adalah melakukan riset pasar atas peluang usaha yang ingin Anda jalankan. Selain itu, Anda juga bisa mencari niche yang masih belum banyak digarap oleh pebisnis lain. Alasannya, bisnis pribadi memang menjanjikan keuntungan yang menggiurkan.

berbisnis dengan modal kecil

Sasar beberapa perusahaan besar yang potensial dan memiliki program pemasaran di dalamnya. Biasanya perusahaan membutuhkan event untuk menarik pasar, dan kamu bisa menjadi EO-nya. Saat ini sebuah usaha tidak harus memiliki lokasi yang digunakan sebagai toko. Hal ini tidak lepas dari adanya teknologi internet yang memudahkan dalam membuat toko online. Kamu bisa mencba untuk membuat toko online dari beberapa marketplace yang sudah banyak tersedia. Bagi Anda yang hobi membaca, mengapa tidak mengubah kecintaan Anda pada buku menjadi penghasilan?

Faktanya, hampir 54% pebisnis pribadi mengaku pendapatannya meningkat. Sebab metode ini akan membantumu untuk tidak mengeluarkan biaya produksi kaos. Selain itu, kamu juga bisa mendapat kepastian mengenai siapa yang akan membeli produk kaos milikmu. Apalagi jika kamu memiliki ketrampilan dalam bidang desain, maka kamu tidak perlu menyewa tukang desain untuk produk kaos milikmu. Kamu bisa menggunakan relasi dan cari sponsor untuk mendapatkan kucuran dana.

Potensi bisnis yang ditawarkan cukup baik dan sudah berkembang. Namun, sebagian masyarakat menganggap waralaba harus dengan modal besar dan hanya untuk bisnis makanan. Dengan modal awal hanya Rp. 1 juta, Famela mengaku margin keuntungannya bisa mencapai 50% dari modal awal yang ia keluarkan. Bisnisnya semakin berkembang terutama setelah pemasaran dilakukan juga melalui website Lidi Geli. Meskipun banyak produk baru dikenalkan, antusiasme masyarakat untuk mencobanya cukup besar.